Sabtu, 21 November 2009

KOMPOSISI (SUSUNAN) PENDUDUK

Komposisi penduduk adalah pengelompokan penduduk atas
dasar kriteria tertentu dan untuk tujuan tertentu pula. Misalnya
pengelompokan penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin,
tingkat pendidikan, dan pekerjaan. Mengetahui komposisi penduduk
diperlukan untuk merencanakan kegiatan pada masa mendatang.
Adapun komposisi penduduk suatu negara diklasifikasikan menurut:
1. Komposisi Penduduk Berdasarkan Umur dan Jenis
Kelamin
Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin dapat
dibentuk piramida penduduk, yaitu grafik balok yang dibuat secara
horizontal untuk membandingkan penduduk laki-laki dan perempuan.
Macam-macam bentuk piramida penduduk:
a. Piramida penduduk muda (Expansive)
Bentuk piramida penduduk muda bagian atasnya besar, makin
ke puncak makin sempit, sehingga berbentuk limas. Hal itu
menggambarkan bahwa penduduk dalam keadaan tumbuh, jumlah
kelahiran lebih besar daripada jumlah kematian.
b. Piramida penduduk tetap (Stationer)
Bentuk piramida ini di bagian atas dan bawahnya hampir
sama, sehingga berbentuk seperti granat. Hal itu menggambarkan
bahwa angka kelahiran seimbang dengan angka kematian. Jumlah
penduduk usia muda hampir sama dengan usia dewasa.
c. Piramida penduduk tua (Constrictive)
Bentuk piramida ini di bagian bawah kecil dan di bagian atas
besar, sehingga berbentuk seperti batu nisan. Hal itu menggambarkan
penurunan angka kelahiran lebih pesat dari angka kematian,
sehingga jumlah penduduk usia muda lebih sedikit dibandingkan
dengan usia dewasa. Jumlah penduduk mengalami penurunan.
Data tentang komposisi penduduk menurut umur dan jenis
kelamin dapat dipergunakan untuk:
a. Angka beban ketergantungan (dependency ratio)
Angka beban ketergantungan adalah angka yang menyatakan
perbandingan antara banyaknya orang yang termasuk usia tidak
produktif dengan banyaknya orang yang termasuk usia produktif.
Orang yang termasuk golongan usia tidak produktif adalah:
1) antara usia 0 sampai 14 tahun,
2) usia 65 tahun ke atas.
Adapun yang termasuk usia produktif adalah usia antara 15
sampai 64 tahun.
Rumus untuk menghitung angka beban ketergantungan adalah:
Jumlah penduduk usia nonproduktif:
Jumlah penduduk usia nonproduktif 100
Jumlah penduduk usia produktif
��
Besar kecilnya angka beban ketergantungan memengaruhi
tingkat kesejahteraan penduduk. Makin tinggi angka beban
ketergantungannya, maka makin rendah tingkat kesejahteraan
penduduk, dan sebaliknya.
b. Angka usia harapan hidup (life expectancy)
Angka usia harapan hidup adalah rata-rata usia penduduk
yang diperhitungkan sejak kelahiran.Usia harapan hidup berkaitan
erat dengan angka kematian bayi. Makin tinggi angka kematian
bayi, makin rendah usia harapan hidup, dan sebaliknya. Angka
usia harapan hidup sangat terkait dengan tingkat kesehatan
masyarakat.
c. Rasio jenis kelamin (sex ratio)
Rasio jenis kelamin (sex ratio) adalah perbandingan
banyaknya penduduk laki-laki dan banyaknya penduduk perempuan
pada suatu daerah dalam jangka waktu tertentu.
Rumus menghitung rasio jenis kelamin adalah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar